shutterstock Hati-hati dengan duduk membungkuk. Semakin sering dilakukan, makin Anda melatih tubuh bungkuk. Hindari agar terbebas dari postur buruk.
Sejak kecil, orangtua Anda pasti sudah mengajarkan untuk duduk tegak, jangan malas-malasan agar postur tubuh tetap bagus. Padahal, tanpa disadari, kegiatan sehari-hari kita saja bisa membuat postur tubuh buruk. Tahukah Anda bahwa tulang punggung yang membungkuk bisa berarti sakit punggung, perut buncit, bahkan payudara turun.
Kegiatan sehari-hari yang dilakukan dalam waktu lama tanpa sadar melatih postur membungkuk. Misal, ketika bekerja di depan komputer atau saat menyetir, kita cenderung membungkuk. Pada saat seperti ini, otot di bagian dada menjadi kaku sehingga menarik otot pundak. Jika ini terjadi dalam waktu lama dan sering, maka postur Anda akan membungkuk di masa depan. Apakah leher Anda pernah terasa sakit saat bekerja? Itu adalah hasil dari postur buruk. Membungkuk memberikan tekanan di bagian atas tulang punggung yang mengakibatkan sakit pada pundak, leher, dan punggung.
Postur buruk tak hanya berarti pundak yang membungkuk saja. Ketika kita terlalu sering duduk, otot di bagian depan panggul jadi pendek dan kaku karena jarang digunakan. Sementara itu, otot pada bokong ketika kita tak lagi bergerak, lupa berkontraksi. Perpaduan otot kencang di bagian depan panggul dan otot bokong yang lemah membuat pelvis terdorong ke depan. Hasilnya? Perut bagian bawah Anda akan maju, membuat perut Anda terlihat besar, bahkan jika Anda tak memiliki lemak berlebih di bagian tersebut.
Yang makin memperparah keadaan adalah sepatu hak tinggi. Rachel Cosgrove, C S C S, penasihat kebugaran Women’s Health, mengatakan, hak tinggi membuat otot pergelangan kaki tegang. Hal ini akan mengakibatkan otot tegang dan keras ke seluruh otot kaki hingga punggung bagian bawah. Hasil dari keadaan ini adalah membuat Anda membungkuk lebih parah. Dengan demikian, hal itu membuat payudara kehilangan bentuknya sehingga terlihat tidak indah.
Tubuh kita adalah sebuah rangkaian otot yang saling berhubungan dari ujung kepala hingga ujung kaki. Jika Anda bermasalah di satu area tubuh, maka tak heran jika terjadi masalah juga di bagian lain tubuh Anda. Berikut adalah 3 cara untuk memperbaiki postur tubuh dari David Zinczeko, seorang pakar kebugaran.
- Usahakan untuk duduk tegak sebisa mungkin selama mungkin. Terdengar umum? Jangan remehkan karena ini hal yang sulit dibiasakan. Caranya, ingatkan diri Anda untuk duduk tegak, tarik pundak Anda ke bawah, bayangkan bahwa Anda ingin membuat jarak sejauh-jauhnya antara telinga dan pundak, cobalah untuk menahan posisi tersebut selama mungkin. Bayangkan ada benang yang menarik dada Anda dari atap. Kencangkan perut Anda, seakan-akan bersiap ada yang mau memukul perut Anda, tapi bernapaslah dengan normal. Rasanya sulit pada pertamanya, tapi tetaplah berlatih karena akan terasa biasa setelah lama-kelamaan. Bonusnya, punggung Anda tak akan terasa sakit lagi.
- Latih otot pinggul. Berbaringlah di lantai, tekuk lutut, biarkan telapak kaki rata dengan lantai. Letakkan tangan di sisi tubuh. Kencangkan otot bokong, lalu angkat pinggul hingga membentuk garis lurus dari pundak ke lutut. Tahan posisi ini hingga 5 detik, lalu turunkan ke posisi awal. Lakukan 2-3 set dengan pengulangan 12 kali per hari.
- Regangkan dada. Tempelkan telapak tangan kanan pada kusen pintu dengan siku menekuk 90 derajat, lalu mundur tetap dengan telapak menempel, hingga terasa ada tarikan di dada dan pundak. Tahan hingga 30 detik. Kembali ke posisi awal. Lalu lakukan hal yang sama dengan tangan kiri, lakukan 4 set sehari.
Jumat, 07 Agustus 2009
Makanan Super untuk Kulit Halus
“Meski dirawat seperti apa pun dari luar, tetapi tidak mengatur asupan makanan, kulit tak akan terlihat baik,” ujar Lisa Drayer, RD, penulis The Beauty Diet. Ketimbang menutupi kulit wajah dengan banyak foundation atau bedak, cobalah mengonsumsi bahan-bahan makanan yang baik untuk kulit di bawah ini.
Almon
Sesungguhnya, almon adalah biji-bijian, bukan termasuk kacang. Almon penuh dengan vitamin E, yang mampu membantu melawan efek buruk dari sinar matahari. Dikatakan dalam laporan Women’s Health, para relawan yang mengonsumsi 14 mg vitamin E per harinya (sekitar 20 biji almon) lalu terkena paparan sinar matahari, kulitnya tidak terbakar seperti orang-orang yang tidak mengonsumsi almon sama sekali. “Vitamin E bertindak sebagai antioksidan yang membantu melindungi kulit dari sinar UV dan faktor lingkungan lain yang menimbulkan radikal bebas perusak sel kulit,” papar Jeffrey Dover, MD, profesor dermatologi klinis dari Universitas Yale. Selain almon, Anda bisa juga mengonsumsi 2 sendok makan selai kacang dan ½ gelas brokoli.
Wortel
Sejak kecil kita selalu diajari, bahwa wortel memiliki vitamin A yang banyak yang bagus untuk mata. Ternyata vitamin A juga bisa membantu mengatasi bekas jerawat. “Vitamin A membantu mencegah produksi berlebih dari sel-sel terluar kulit,” jelas Howard Murad, MD, profesor dermatologi klinis dari UCLA. Di sanalah ketika terjadinya pertemuan antara sel-sel mati dan sebum yang menghambat pori-pori. Salah satu alasan lain untuk mengonsumsi wortel adalah karena vitamin A membantu mengurangi pertumbuhan sel-sel kanker kulit. Coba penuhi kebutuhan tubuh dengan memakan wortel kecil (baby carrots) mentah (sekitar 16 batang) per harinya. Bisa diganti dengan mengonsumsi 1 gelas susu atau keju cheddar 1 potong.
Dark Chocolate
Dark chocolate mengandung flavonols, yakni anti-oksidan yang membantu mengurangi kerusakan kulit akibat sinar matahari. Dalam sebuah studi yang diterbitkan The Journal of Nutrition, para wanita yang meminum kokoa dengan kandungan 326 mg flavonol (setara dengan cokelat Hershey’s Special Dark ukuran standar) memiliki tekstur kulit lebih baik dan daya tahan melawan sinar UV, ketimbang mereka yang hanya meminum anti-oksidan sedikit. Anda hanya perlu beberapa ons per hari, dan bukan cokelat yang mengandung banyak lemak. Bisa juga diganti dengan buah blackberry, blueberry, cherry, atau raspberry—meski harus dikonsumsi dengan porsi besar.
Teh hijau
Dalam keadaan panas, teh hijau melepaskan katesin, semacam anti-oksidan yang terbukti memiliki khasiat antiradang dan antikanker. Anti-oksidan dalam teh ini makin berkurang seiring ia mendingin, maka lebih baik diminum selagi hangat. Penelitian yang tercatat dalam The Journal of Nutritional Biochemistry menemukan bahwa meminum 2 cangkir teh hijau sehari tak hanya membantu melawan kanker kulit, tapi juga membalikkan efek sinar matahari, dan menetralisasi perubahan pada kulit yang terjadi akibat efek sinar matahari. Bisa juga digantikan dengan teh putih.
Bayam
Dalam sebuah studi yang diterbitkan International Journal of Cancer, orang-orang yang mengonsumsi daun hijau tak akan memiliki tumor kulit dalam 11 tahun sebanyak orang-orang yang tak mengonsumsinya. Diperkirakan, folat yang terkandung dalam sayuran ini membantu memperbaiki dan mempertahankan DNA—khususnya mendukung kemampuan sel untuk memperbarui dirinya sendiri. Hal ini mengurangi pertumbuhan sel kanker. Kandungan air dalam sayuran hijau mampu memasuki sel-sel membran—sehingga membuatnya terlihat lebih kenyal, dan mengurangi kerutan pada kulit.
Kentang manis
Kentang manis, yang bisa didapatkan di supermarket terkemuka, penuh dengan vitamin C, yang mampu menghaluskan kerutan. Vitamin C penting untuk produksi kolagen, semakin banyak kolagen yang dikonsumsi, makin sedikit keriput yang terlihat di kulit. Faktanya, dalam sebuah studi yang diterbitkan The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa para relawan yang mengonsumsi sekitar 4 mg vitamin C (sekitar setengah dari kentang manis utuh) per hari selama 3 tahun, keriputnya berkurang sekitar 11 persen. Bisa diganti dengan 16 batang baby carrot atau 6 ons jus jeruk.
Tomat
Phytochemical yang terkandung dalam tomat, yakni lycopene, zat pewarna pada tomat merah membantu mengeliminasi penuaan kulit yang disebabkan oleh sinar ultraviolet. Paling baik dikonsumsi ketika sayuran ini sudah dipanaskan. Sekitar setengah ukuran gelas tomat masak atau saus pasta sudah memiliki 16 mg lycopene yang cukup untuk membantu Anda melawan efek dari sinar matahari. Bisa digantikan dengan semangka (sekitar 1/16 dari ukuran normal semangka).
Tuna kalengan
Tuna kalengan memiliki kandungan selenium yang membantu melindungi elastin, protein yang membuat kulit tetap mulus dan kencang. Antioksidannya juga dipercaya bisa menjaga kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Tiga ons per hari atau setengah kaleng per hari bisa membantu. Bisa digantikan dengan kacang Brasil (sekitar 12 biji).
NAD
Almon
Sesungguhnya, almon adalah biji-bijian, bukan termasuk kacang. Almon penuh dengan vitamin E, yang mampu membantu melawan efek buruk dari sinar matahari. Dikatakan dalam laporan Women’s Health, para relawan yang mengonsumsi 14 mg vitamin E per harinya (sekitar 20 biji almon) lalu terkena paparan sinar matahari, kulitnya tidak terbakar seperti orang-orang yang tidak mengonsumsi almon sama sekali. “Vitamin E bertindak sebagai antioksidan yang membantu melindungi kulit dari sinar UV dan faktor lingkungan lain yang menimbulkan radikal bebas perusak sel kulit,” papar Jeffrey Dover, MD, profesor dermatologi klinis dari Universitas Yale. Selain almon, Anda bisa juga mengonsumsi 2 sendok makan selai kacang dan ½ gelas brokoli.
Wortel
Sejak kecil kita selalu diajari, bahwa wortel memiliki vitamin A yang banyak yang bagus untuk mata. Ternyata vitamin A juga bisa membantu mengatasi bekas jerawat. “Vitamin A membantu mencegah produksi berlebih dari sel-sel terluar kulit,” jelas Howard Murad, MD, profesor dermatologi klinis dari UCLA. Di sanalah ketika terjadinya pertemuan antara sel-sel mati dan sebum yang menghambat pori-pori. Salah satu alasan lain untuk mengonsumsi wortel adalah karena vitamin A membantu mengurangi pertumbuhan sel-sel kanker kulit. Coba penuhi kebutuhan tubuh dengan memakan wortel kecil (baby carrots) mentah (sekitar 16 batang) per harinya. Bisa diganti dengan mengonsumsi 1 gelas susu atau keju cheddar 1 potong.
Dark Chocolate
Dark chocolate mengandung flavonols, yakni anti-oksidan yang membantu mengurangi kerusakan kulit akibat sinar matahari. Dalam sebuah studi yang diterbitkan The Journal of Nutrition, para wanita yang meminum kokoa dengan kandungan 326 mg flavonol (setara dengan cokelat Hershey’s Special Dark ukuran standar) memiliki tekstur kulit lebih baik dan daya tahan melawan sinar UV, ketimbang mereka yang hanya meminum anti-oksidan sedikit. Anda hanya perlu beberapa ons per hari, dan bukan cokelat yang mengandung banyak lemak. Bisa juga diganti dengan buah blackberry, blueberry, cherry, atau raspberry—meski harus dikonsumsi dengan porsi besar.
Teh hijau
Dalam keadaan panas, teh hijau melepaskan katesin, semacam anti-oksidan yang terbukti memiliki khasiat antiradang dan antikanker. Anti-oksidan dalam teh ini makin berkurang seiring ia mendingin, maka lebih baik diminum selagi hangat. Penelitian yang tercatat dalam The Journal of Nutritional Biochemistry menemukan bahwa meminum 2 cangkir teh hijau sehari tak hanya membantu melawan kanker kulit, tapi juga membalikkan efek sinar matahari, dan menetralisasi perubahan pada kulit yang terjadi akibat efek sinar matahari. Bisa juga digantikan dengan teh putih.
Bayam
Dalam sebuah studi yang diterbitkan International Journal of Cancer, orang-orang yang mengonsumsi daun hijau tak akan memiliki tumor kulit dalam 11 tahun sebanyak orang-orang yang tak mengonsumsinya. Diperkirakan, folat yang terkandung dalam sayuran ini membantu memperbaiki dan mempertahankan DNA—khususnya mendukung kemampuan sel untuk memperbarui dirinya sendiri. Hal ini mengurangi pertumbuhan sel kanker. Kandungan air dalam sayuran hijau mampu memasuki sel-sel membran—sehingga membuatnya terlihat lebih kenyal, dan mengurangi kerutan pada kulit.
Kentang manis
Kentang manis, yang bisa didapatkan di supermarket terkemuka, penuh dengan vitamin C, yang mampu menghaluskan kerutan. Vitamin C penting untuk produksi kolagen, semakin banyak kolagen yang dikonsumsi, makin sedikit keriput yang terlihat di kulit. Faktanya, dalam sebuah studi yang diterbitkan The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa para relawan yang mengonsumsi sekitar 4 mg vitamin C (sekitar setengah dari kentang manis utuh) per hari selama 3 tahun, keriputnya berkurang sekitar 11 persen. Bisa diganti dengan 16 batang baby carrot atau 6 ons jus jeruk.
Tomat
Phytochemical yang terkandung dalam tomat, yakni lycopene, zat pewarna pada tomat merah membantu mengeliminasi penuaan kulit yang disebabkan oleh sinar ultraviolet. Paling baik dikonsumsi ketika sayuran ini sudah dipanaskan. Sekitar setengah ukuran gelas tomat masak atau saus pasta sudah memiliki 16 mg lycopene yang cukup untuk membantu Anda melawan efek dari sinar matahari. Bisa digantikan dengan semangka (sekitar 1/16 dari ukuran normal semangka).
Tuna kalengan
Tuna kalengan memiliki kandungan selenium yang membantu melindungi elastin, protein yang membuat kulit tetap mulus dan kencang. Antioksidannya juga dipercaya bisa menjaga kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Tiga ons per hari atau setengah kaleng per hari bisa membantu. Bisa digantikan dengan kacang Brasil (sekitar 12 biji).
NAD
Rabu, 17 Juni 2009
Atasi Kulit Ketiak yang Menghitam
Aduh, malunya kalau sedang memakai atasan tanpa lengan, dan harus mengangkat-angkat tangan. Ketiak yang menghitam ini membuat orang lain tanpa sengaja terus memperhatikannya. Kita pun jadi enggak pede dengan kondisi ketiak yang enggak mulus. Apakah deodoran dengan formula whitening bisa mengatasi masalah ini?
Permukaan ketiak memang cenderung berwarna lebih gelap. Sebab, area tubuh yang memiliki lipatan atau sering dalam keadaan tertutup memang kerap mengalami gesekan-gesekan, karena bagian tubuh tersebut lebih cepat lembab. Gesekan-gesekan ini bisa menyebabkan terjadinya iritasi. Iritasi juga bisa disebabkan Anda sering mencukur atau menggaruknya. Selain itu, seperti diungkapkan dr. Tina Wardhani Wisesa, Sp.KK, dokter spesialis kulit dari Klinik Sakti Medika kepada majalah Prevention Indonesia, penyakit gatal pada kulit, seperti eksim, juga bisa menyebabkan perubahan warna pada ketiak.
Saat ini memang telah ada beberapa produsen kosmetik yang mengeluarkan deodoran yang dijanjikan mampu mencerahkan kembali warna ketiak. Namun, kita juga perlu berhati-hati saat memilih. Salah memilih deodoran malah bisa membuat kulit makin teriritasi.
Untuk itu, Anda bisa mengikuti cara merawat ketiak yang benar seperti disarankan di tabloid Nova:
1. Bersihkan ketiak setiap hari.
2. Jika ingin mencukur atau mencabut bulu-bulu di ketiak, harus tahu aturan mainnya. Pasalnya, mencukur atau mencabut bulu ketiak akan membuat pori-pori kulit ketiak terbuka lebar. Dengan demikian perlindungannya menjadi minim, dan Anda pun lebih rentan terkena iritasi. Sebaiknya, jika ingin mencukurnya, cukurlah secara perlahan-lahan sesuai dengan arah garis ketiak.
3. Lebih baik mencukurnya pada malam hari, agar kulit ketiak normal kembali esok harinya pada saat Anda mengaplikasikan deodoran.
4. Agar kulit ketiak lebih terlindung, Anda dapat menggunakan shaving cream sebelum mencukurnya. Lembabkan dahulu kulit ketiak dengan air agar hasil cukuran lebih lembut.
5. Pakailah pisau cukur khusus wanita yang berkualitas baik.
6. Selalu kenakan pakaian yang bersih dan tidak terlalu ketat.
7. Kurangi makanan yang dapat merangsang produksi keringat berlebih, seperti yang terlalu pedas.
8. Jika ketiak terlanjur hitam, atau masalah yang terjadi pada permukaan kulit ketiak cukup serius, sebaiknya Anda berkunjung ke dokter kulit. Biasanya dokter akan memberikan perawatan khusus sesuai kondisi kulit ketiak Anda.
Permukaan ketiak memang cenderung berwarna lebih gelap. Sebab, area tubuh yang memiliki lipatan atau sering dalam keadaan tertutup memang kerap mengalami gesekan-gesekan, karena bagian tubuh tersebut lebih cepat lembab. Gesekan-gesekan ini bisa menyebabkan terjadinya iritasi. Iritasi juga bisa disebabkan Anda sering mencukur atau menggaruknya. Selain itu, seperti diungkapkan dr. Tina Wardhani Wisesa, Sp.KK, dokter spesialis kulit dari Klinik Sakti Medika kepada majalah Prevention Indonesia, penyakit gatal pada kulit, seperti eksim, juga bisa menyebabkan perubahan warna pada ketiak.
Saat ini memang telah ada beberapa produsen kosmetik yang mengeluarkan deodoran yang dijanjikan mampu mencerahkan kembali warna ketiak. Namun, kita juga perlu berhati-hati saat memilih. Salah memilih deodoran malah bisa membuat kulit makin teriritasi.
Untuk itu, Anda bisa mengikuti cara merawat ketiak yang benar seperti disarankan di tabloid Nova:
1. Bersihkan ketiak setiap hari.
2. Jika ingin mencukur atau mencabut bulu-bulu di ketiak, harus tahu aturan mainnya. Pasalnya, mencukur atau mencabut bulu ketiak akan membuat pori-pori kulit ketiak terbuka lebar. Dengan demikian perlindungannya menjadi minim, dan Anda pun lebih rentan terkena iritasi. Sebaiknya, jika ingin mencukurnya, cukurlah secara perlahan-lahan sesuai dengan arah garis ketiak.
3. Lebih baik mencukurnya pada malam hari, agar kulit ketiak normal kembali esok harinya pada saat Anda mengaplikasikan deodoran.
4. Agar kulit ketiak lebih terlindung, Anda dapat menggunakan shaving cream sebelum mencukurnya. Lembabkan dahulu kulit ketiak dengan air agar hasil cukuran lebih lembut.
5. Pakailah pisau cukur khusus wanita yang berkualitas baik.
6. Selalu kenakan pakaian yang bersih dan tidak terlalu ketat.
7. Kurangi makanan yang dapat merangsang produksi keringat berlebih, seperti yang terlalu pedas.
8. Jika ketiak terlanjur hitam, atau masalah yang terjadi pada permukaan kulit ketiak cukup serius, sebaiknya Anda berkunjung ke dokter kulit. Biasanya dokter akan memberikan perawatan khusus sesuai kondisi kulit ketiak Anda.
Langganan:
Postingan (Atom)
