Rabu, 07 April 2010

Ini Dia, Gejala-gejala Stres pada Tubuh

Kapan Anda terakhir merasa stres? Bisakah Anda mengingat reaksi tubuh Anda? Ahli kesehatan mengatakan bahwa stres bisa datang dalam gejala yang mengejutkan. Jika tubuh Anda mengirim sinyal SOS bahwa ia sedang kesakitan, maka jangan abaikan begitu saja. Ketahuilah hal-hal yang bisa jadi pertanda bahwa tubuh Anda sedang stres dan bagaimana menghadapinya.

1. Otot kaku
Rasa kaku dan sakit pada leher Anda bisa jadi terjadi karena posisi yang sama berjam-jam di depan meja komputer, dan juga bisa karena stres. Stres bisa memengaruhi sistem otot kita, hasilnya adalah otot yang mengeras, berkontraksi, atau kejang-kejang. Jika Anda mengalami keram semacam ini akibat stres, maka coba lakukan hal ini: ambil 5-10 napas panjang dan berfokuslah pada area yang kaku tersebut. Untuk bagain leher, coba lakukan pijatan ringan atau minta pasangan Anda untuk memijat lembut atau mengusap bagian tersebut.

2. Mata kedutan
Kondisi yang disebut dengan blepharospasm ini bisa pula disebabkan oleh stres. Tutuplah mata Anda dan bayangkan tempat terindah yang pernah Anda kunjungi. Kurangi pula pekerjaan yang terlalu banyak menggunakan otot mata, seperti menatap komputer berjam-jam. Jika memang harus menatap komputer berjam-jam, maka cobalah untuk melihat ke luar ruangan ke titik yang amat jauh. Lakukan hal ini setiap 20 menit sekali. Tak ada jendela di kantor Anda? Tutup mata dan bayangkan sebuah pemandangan panorama indah.

3. Kutikula lepas-lepas
Kuku rapuh dan kutikula yang lepas-lepas? Kondisi ini bisa jadi disebabkan oleh kegugupan yang berakar dari stres. Kebiasaan yang timbul akibat kegugupan, misal, menggigit kuku adalah sebuah cara untuk menyalurkan rasa gugup tersebut. Jika Anda "menyalurkan" stres Anda pada tangan dan kuku, cobalah untuk mengalihkan kebiasaan tersebut dengan hal lain, misal, membeli bola remas untuk pengalih stres.

4. Gigi berlubang
Ya, gigi berlubang memang utamanya disebabkan oleh kurang baiknya kebersihan mulut. Namun, stres pun ternyata juga bisa menjadi penyebab, khususnya saat Anda menggemeretakkan gigi pada malam hari. Kebiasaan ini bisa mengikis gigi yang berakhir pada gigi berlubang. Saran untuk hal ini, lampiaskanlah stres Anda pada hal lain, misal, menuliskan penyebab stres Anda. Jika sudah terlalu parah dan sulit dicegah, maka kunjungi dokter gigi Anda, sampaikan keluhan Anda, dan mintalah pelindung gigi saat tidur.

5. Ruam kulit
Para ahli tak mengetahui secara pasti. Namun, stres bisa menimbulkan ruam-ruam kemerahan pada kulit seseorang, khususnya pada bagian perut, punggung, lengan, dan wajah. Melatih pernapasan untuk meredakan ketegangan akibat stres pun bisa dicoba.

6. Mual
Stres bisa membuat rasa tidak nyaman pada bagian perut dan pencernaan. Salah satu cara untuk mengurangi rasa mual karena khawatir berlebihan terhadap sesuatu adalah dengan mengalirkan air hangat pada ujung-ujung jari.

7. Sering mengantuk
Sering merasa lemah, lemas, dan tak bersemangat padahal jam tidur dan makan Anda cukup teratur? Hormon stres bisa jadi biang keladinya. Hormon stres menyebabkan tubuh Anda dipenuhi dengan adrenalin dan menyisakan rasa kantuk. Stres juga bisa merusak kualitas tidur Anda sehingga Anda terbangun dengan rasa lelah dan mudah marah. Cobalah untuk tidur lebih cepat, dan sisakan 30 menit pada siang hari untuk tidur siang.

8. Sering lupa
Riset menunjukkan bahwa stres kronis bisa memperkecil ukuran bagian otak yang dinamakan hippocampus, yang bertanggung jawab untuk menjaga memori. Alhasil, Anda akan lebih sering melupakan sesuatu. Untungnya, ukurannya akan kembali seperti semula jika level stres berkurang. Coba lawan kondisi ini dengan berolahraga. Ini bisa dilakukan dengan membiasakan diri berjalan kaki, naik-turun tangga dengan kecepatan sedang, atau berjoget.

9. Kebingungan
Anda sulit memutuskan mau berbuat apa? Tak tahu mau memasak apa untuk makan malam? Bingung menentukan pakaian yang akan dikenakan? dan lain sebagainya. Stres menyebabkan distraksi dan kekurangan kemampuan untuk fokus. Untuk mengembalikan fokus Anda, cobalah ambil waktu untuk berjalan kaki. Alirkan stres keluar dari tubuh Anda dengan melatih grup otot besar pada tubuh Anda, seperti kaki. Anda akan mendapatkan kejelasan kembali. Sinar matahari juga membantu tubuh mengeluarkan serotonin untuk membantu mendorong mood, dan vitamin D mengoptimalkan imun tubuh.

Hitung Masa Subur untuk Mengupayakan Kehadiran Buah Hati

Kehamilan bisa terjadi ketika sperma bertemu dengan sel telur yang belum dibuahi di saat yang tepat dari siklus menstruasi si wanita. Ketika Anda dan pasangan sedang mengupayakan kehamilan, perhitungan waktu sangatlah penting. Sel telur yang sehat dan sperma yang sempurna tak akan berarti apa pun jika mereka tidak bertemu. Untuk mengupayakan pertemuan itu, sebaiknya seks dilakukan di hari ovulasi (ketika sel telur matang terlepas dari ovarium), atau beberapa hari sebelumnya (sperma bisa hidup di dalam saluran reproduksi wanita selama beberapa hari).

Anda bisa mencoba mengupayakan kehamilan dengan bercinta setiap beberapa hari sekali untuk memastikan masa ovulasi Anda tidak terlewatkan. Atau, jika ide untuk bercinta setiap hari dan rutin terdengar mengerikan (ada sebagian orang yang tidak menyukai rutinitas), Anda bisa belajar untuk mengetahui kapan waktu tersubur Anda dan menyesuaikan jadwal bercinta Anda. Berikut adalah beberapa cara untuk menentukan tanggal-tanggal tersebut.

Catat siklusnya
Salah satu persepsi yang salah mengenai kesuburan wanita adalah setiap wanita berovulasi dan berada pada puncak kesuburannya pada hari ke-14 dari siklus haidnya. Hal itu hanya benar adanya untuk wanita yang memiliki siklus reguler dan tidak terputus selama 28 hari. Pada kenyataannya, ovulasi bukan terjadi 14 hari sejak hari pertama menstruasi, tetapi 14 hari sebelumnya. Jadi, jika siklus menstruasi Anda cukup teratur, Anda bisa mengestimasi tanggal ovulasi dengan mengurangi tanggal tersebut sebanyak 2 minggu dari tanggal seharusnya Anda akan mendapatkan menstruasi berikutnya. Misal, wanita dengan siklus 30 hari akan berovulasi sekitar hari ke-16, dan mereka yang memiliki siklus 26 harian biasanya berovulasi di hari ke-12.

Temperatur tubuh
Mencatat basal body temperature (BBT), yakni temperatur tubuh di pagi hari sebelum beraktivitas apa pun, adalah salah satu cara untuk mengukur ovulasi. Suhu normal tubuh wanita yang sedang tidak berovulasi adalah 35-37 derajat celsius, tetapi ketika akan melepaskan sel telur, BBT meningkat sekitar setengah derajat dan tetap pada angka tersebut hingga sesaat sebelum haid. Jika Anda mencatat BBT selama beberapa siklus, Anda akan lebih mampu memprediksi ovulasi Anda, dengan catatan, jika siklus Anda reguler. Sayangnya, BBT bukanlah cara terbaik untuk menandai kapan saatnya bercinta untuk mencoba hamil (menghitung masa subur).

Menggunakan monitor kesuburan
Jika siklus menstruasi Anda cenderung tidak rutin, coba tanyakan alat pengecek kesuburan kepada dokter kandungan Anda. Biasanya, alat semacam ini bisa digunakan untuk menilai kesuburan Anda melalui air urine dengan mengukur hormon lutein, yang keluar sesaat sebelum ovulasi.

Cek lendir serviks
Ada satu cairan tubuh yang bisa membantu Anda "mengintip" siklus ovulasi Anda, yakni cairan vagina Anda. Tak perlu alat apa pun. Anda cukup melihat cairan serviks (cervical mucus) yang keluar. Biasanya cairan ini menempel pada celana dalam atau tisu toilet seusai Anda mengeringkan vagina setelah cebok. Beberapa hari setelah masa haid Anda berhenti, cairan serviks Anda akan terlihat kering atau kental dan lengket. Lalu beberapa hari berikutnya akan bertambah basah. Ketika mulai terlihat licin dan elastis, mirip putih telur yang mentah, pada saat itulah Anda sedang berada pada masa tersubur.

Metode-metode ini bisa membantu Anda mengidentifikasi fase tersubur dalam siklus menstruasi Anda, tetapi untuk program yang lebih tepatnya, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter kandungan Anda.

Tips Membersihkan dan Merawat Vagina

Sering kita menganggap sepele masalah perawatan pada alat vital atau vagina, padahal kalau dibiarkan dampaknya akan sangat banyak dan menghawatirkan. Tim Aneka Resep Tradisional dan Ramuan Rahasia Obat para leluhur mencoba memberikan Tips Membersihkan dan Merawat Vagina, setelah sebelumnya memberikan Ramuan Obat Tradisional Bila Vagina Terasa Gatal, yang bisa saja diakibatkan oleh perawatan vagina yang salah atau terkena penyakit keputihan.


Dibawah ini kami berikan hal - hal yang perlu diperhatikan untuk membersihkan dan merawat vagina anda, yaitu:
• cara membilas vagina yang benar, setelah habis buang air besar atau kecil, sebaiknya membilas vagina dari arah depan ke belakang ke arah anus.
• keputihan fisiologis (normal) ciri - cirinya, lendirnya bening, tidak gatal dan tidak berbau.
• keputihan patologis (karena penyakit) ciri - cirinya, warna kendir tidak bening, tetapi putih seperti kepala susu, bisa kunung kehijauan atau kecoklatan, bahkan bisa kemerahan karena adanya darah, biasanya disertai gatal pada vagina dan ada bau yang menyertainya.
Penyebab Keputihan Patologis:
• infeksi yang diakibatkan oleh bakteri, jamur atau protozoa.
• keganasan kanker leher rahim.
• benda asing di dalam vagina ( misalnya: kondom yang tertinggal).
Cara Mencegah Keputihan:
• membilas vagina dengan benar, gunakan air hangat.
• jangan suka bertukar celana dalam dengan teman wanita lainnya.
• jangan menggunakan handuk bersamaan (suka bertukar handuk).
• lebih berhati - hati dalam menggunakan sarana toilet umum.
• jalani hidup sehat, cukup tidur, olah raga teratur, makan - makanan dengan gizi yang seimbang.
• hindari gonta ganti pasangan sexual (seks bebas).
• bagi wanita yang sudah melakukan hubungan sexual atau pernah bersetubuh, setiap tahun harus melakukan papsmear untuk menditeksi perangai sel - sel yang ada di mulut dan leher rahim.
Dengan mengikuti beberapa penjelasan tersebut, anda para wanita telah berusaha menjaga ,memelihara serta merawat vagina anda dengan benar. Untuk lebih jauhnya anda bisa menggunakan Ramuan Obat Tradisional dan Resep Obat Tradisional Vagina yang telah kami berikan. Mudah- mudahan dengan penjelasan ini, para wanita baik yang masih perawan ting ting ataupun yang sudah menikah, bisa mempunyai Vagina yang bersih terawat, harum dan terbebas dari penyakit keputihan serta penyakit yang lainnya yang sering menimpa sebuah Vagina. Semoga!

Ini ada resep tradisional untuk menghilangkan keputihan diambil dari clickwok.com

Haluskan:
3 siung bawang putih, 3 cm kencur, 2 cm jahe ukuran kecil, 5 butir cengkih, 3 cm temu kunci, 1 sdt garam Campur ramuan ini dengan 100 ml air matang dan beri perasan 1 buah jeruk nipis. Minum ramuan ini sekali dalam seminggu sampai gangguan keputihan reda. (Yul)

Dulu aku suka keputihan, terus aku juga suka pijat refleksi sendiri, dan aku perhatiin tiap pijat kaki pas aku keputihan, ada grenjelan di daerah tertentu, jadi tiap aku keputihan aku langsung pijat daerah tersebut sampai grenjelan nya hilang. Derahnya ada di telapak kaki, bagian tepi sejajar jempol, rada ketengah , nah lo bingung deh..pokoknya kalau kita buat cap kaki, kan ada bagian telapak yang tidak ke cap, karena rada lekuk ke dalam, nah bagian itu yang di pijat, aku sih punya alat pijat refleksi berupa kayu panjang gitu, terus pakai vicks saja mijet nya (Di)

Aku pas pake IUD, selain setiap mens banjir dan lama banget, ditambah perut sering kram, penderitaannya ditambah lagi dengan sering banget keluar lendir putih tapi tidak bau. Tapi jadi ,bete' saja lihat di celana dalam ada lendir gitu, jadi sering-sering pakai panty liners yang katanya juga malah bikin keputihan. Tapi sejak aku copot IUD-ku, lendir itu menghilang dan aku pun terbebas dari panty liner.(Fer)